Ketergantungan pada Penyedia adalah Kegagalan Desain
Mayoritas layanan verifikasi dokumen berbasis SaaS bergantung pada infrastruktur milik vendor, API privat, database terpusat, dan keberlangsungan bisnis perusahaan.
Konsekuensinya ketika layanan berhenti: akses ke bukti hilang, validasi tidak dapat dilakukan, integritas tidak dapat dibuktikan ulang secara independen.
Prinsip
Sistem verifikasi tidak boleh memiliki single point of failure berupa entitas bisnis. Ini bukan risiko operasional — ini adalah kegagalan desain.
Satu Batasan yang Menghasilkan Semua Keputusan
Constraint Utama
Bukti harus tetap dapat diverifikasi tanpa keberadaan VerixID.
- C1Zero Custody
File diproses di sisi client menggunakan Web Crypto API browser. Tidak ada upload ke server. VerixID secara teknis tidak mungkin mengakses isi dokumen.
- C2Hash sebagai Representasi Tunggal
Setiap dokumen direpresentasikan sebagai hash SHA-256 — deterministik, collision-resistant, standar publik global. Yang disimpan: 64 karakter hex, timestamp, metadata minimal.
- C3Verifikasi Independen
Validasi tidak memerlukan VerixID. Hitung hash dokumen, bandingkan dengan yang tercatat. Jika identik — dokumen tidak berubah. Dapat dilakukan oleh siapapun.
- C4Append-Only Ledger
Data hanya dapat ditambahkan — tidak dapat diubah, tidak dapat dihapus. Riwayat immutable, bahkan oleh VerixID sendiri.
- C5
TTL 10 Tahun by Design
Bukan kebijakan bisnis. Batasan arsitektur. Data disimpan di edge infrastructure terdistribusi dengan biaya penyimpanan sangat efisien — hash-only by design. Tidak bergantung pada revenue.
Cara Memverifikasi Dokumen Tanpa VerixID
SHA-256 bukan algoritma milik kami. Ini standar publik yang digunakan setiap bank, setiap koneksi HTTPS, setiap transaksi Bitcoin. Verifikasi dapat dilakukan oleh siapapun:
sha256sum dokumen.pdf # Bandingkan output dengan hash di ledger VerixID
certutil -hashfile dokumen.pdf SHA256import hashlib h = hashlib.sha256(open('dokumen.pdf', 'rb').read()).hexdigest() print(h) # Identik dengan yang VerixID hitung di browser
const buf = await file.arrayBuffer(); const hash = await crypto.subtle.digest('SHA-256', buf); const hex = [...new Uint8Array(hash)] .map(b => b.toString(16).padStart(2, '0')).join(''); // Tidak perlu VerixID. Tidak perlu API.
Jika output identik dengan hash di ledger pada timestamp pendaftaran — dokumen tidak pernah berubah. Matematika yang mengonfirmasi, bukan VerixID.
Skenario Kegagalan
Skenario A: VerixID offline → verifikasi tetap berjalan
Skenario B: Langganan subscription tidak aktif → bukti tetap ada
Subscription mengontrol akses halaman verifikasi publik — bukan eksistensi bukti di ledger. Halaman publik adalah kenyamanan layanan. Bukti matematis adalah arsitekturnya.
Kesimpulan
VerixID bukan otoritas kebenaran. Matematika adalah otoritasnya.
Landasan Legal di Indonesia
| Regulasi | Pasal | Relevansi |
|---|---|---|
| UU ITE No. 11/2008 jo. No. 1/2024 | Pasal 5 | Dokumen elektronik adalah alat bukti sah sesuai hukum acara Indonesia |
| UU ITE | Pasal 6 | Integritas harus dapat ditunjukkan — hash SHA-256 di immutable ledger memenuhi syarat ini |
| UU PDP No. 27/2022 | Pasal 20, 35 | Zero custody by design — tidak ada data pribadi tersimpan, compliant secara struktural |
| PP PSTE No. 71/2019 | Pasal 2, 3 | Standar keandalan sistem elektronik — edge infrastructure memenuhi persyaratan |
COA dari VerixID berfungsi sebagai artefak pendukung pembuktian. Kebenaran ada pada matematika yang dapat diverifikasi secara independen oleh siapapun.
Trustless by Design
VerixID tidak meminta kepercayaan institusional. Model yang digunakan adalah trustless verification — standar publik yang dapat direproduksi secara independen.
Prinsip
Jangan percaya sistem ini. Verifikasi sendiri.
Ekonomi Netral: Infrastruktur vs Layanan Tambahan
Integritas digital tidak seharusnya menjadi sandera model bisnis yang haus data. Kami memisahkan biaya operasional dari keuntungan perusahaan untuk menjamin netralitas mutlak.
-
E1
Subscription (Opex)
Setara harga secangkir kopi. Ini bukan biaya fitur, melainkan biaya operasional untuk menjaga Record ID Anda tetap aktif di edge infrastructure dan dapat diverifikasi secara publik selama 10 tahun. Kami tidak mengambil margin dari layer ini.
-
E2
Layanan Nilai Tambah (Margin)
Kami baru mengambil keuntungan ketika Anda membutuhkan artefak legal seperti COA atau jasa analisis Forensik Digital (Premium). Ini bersifat opsional; matematika tetap bekerja untuk Anda bahkan tanpa layanan ini.
Filosofi Harga
Dengan menjaga biaya ledger pada level cost recovery, VerixID memastikan bahwa bukti digital tetap terjangkau tanpa mengorbankan independensi infrastruktur.
VerixID adalah sistem integritas dokumen berbasis matematika, di mana hash SHA-256 digunakan sebagai representasi kebenaran dokumen. Tanpa penyimpanan dokumen. Tanpa ketergantungan pada akses layanan. Tanpa kebutuhan kepercayaan pada penyedia.
Bukti tetap dapat diverifikasi secara independen, selama standar matematika yang digunakan masih berlaku.
verixid.com — PT Verix Identitas Digital — Sesuai UU ITE, PP PSTE, UU PDP