Kebijakan Penggunaan yang Dapat Diterima
Berlaku sejak: 1 Maret 2026
Kebijakan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Terms of Service dan mengikat seluruh Pengguna.
1. Tujuan Kebijakan Ini
Kebijakan Penggunaan yang Dapat Diterima (Acceptable Use Policy / AUP) ini melengkapi Syarat dan Ketentuan VerixID dan memberikan panduan lebih spesifik tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Sistem. Pelanggaran AUP dapat mengakibatkan penangguhan atau penghentian akses.
2. Penggunaan yang Diizinkan
Sistem ini dirancang untuk:
- 2.1 Mendaftarkan dan memverifikasi keaslian file yang sah
- 2.2 Membuktikan keberadaan suatu dokumen pada waktu tertentu (proof of existence)
- 2.3 Melindungi karya cipta, kontrak, aset digital, dan dokumen penting lainnya
- 2.4 Keperluan audit, kepatuhan, dan pembuktian dalam konteks bisnis yang sah
- 2.5 Integrasi dengan sistem bisnis melalui API yang tersedia
3. Batas Kemampuan Sistem
Sebelum menggunakan Sistem, pahami apa yang secara teknis dapat dan tidak dapat dibuktikan oleh VerixID:
3.1 Yang dapat dibuktikan oleh VerixID:
- a. File dalam bentuk yang identik ada pada timestamp yang tercatat
- b. File tersebut tidak berubah sejak saat pendaftaran
- c. Pendaftar pertama memegang Ownership Key sebagai bukti kepemilikan record
3.2 Yang tidak dapat dibuktikan oleh VerixID:
- a. Identitas atau kejujuran pendaftar
- b. Kebenaran, legalitas, atau validitas isi konten file
- c. Hak cipta atau kepemilikan kekayaan intelektual
- d. Niat atau kesengajaan pihak manapun
- e. Bahwa pendaftar adalah pemilik sah file yang didaftarkan
3.3 Ruang Lingkup
a. VerixID bekerja pada level matematika — setiap file menghasilkan sidik jari matematis yang hanya cocok dengan file yang persis sama, bit per bit. File yang dikompresi, dikonversi format, atau dikirim ulang melalui sistem yang melakukan re-encoding akan menghasilkan sidik jari berbeda, meskipun isi dokumen terlihat identik. Layanan ini dirancang untuk aset digital murni (digital-native), bukan hasil reproduksi dari dokumen fisik.
b. Hash dari konten apapun — termasuk konten yang melanggar hukum — secara teknis dapat masuk ke ledger, karena sistem tidak membaca isi file. Namun pendaftaran tersebut tetap melanggar AUP ini dan dapat dikenai tindakan hukum. Ledger bersifat immutable — record tidak dapat dihapus meskipun terbukti melanggar kebijakan. Ini adalah keterbatasan arsitektur, bukan celah.
c. VerixID tidak memiliki kewajiban untuk memantau, menyaring, atau meninjau aktivitas Pengguna secara aktif
4. Penggunaan yang Dilarang
Penggunaan yang dilarang termasuk namun tidak terbatas pada:
4.1 Konten Ilegal
Dilarang mendaftarkan fingerprint dari file yang berisi atau merupakan:
- a. Materi yang melanggar hukum di wilayah hukum manapun
- b. Konten yang melanggar hak cipta, merek dagang, atau hak kekayaan intelektual pihak lain
- c. Materi pelecehan seksual anak (CSAM)
- d. Konten yang mempromosikan kekerasan, terorisme, atau ujaran kebencian
- e. Data pribadi pihak lain tanpa izin yang sah
4.2 Penyalahgunaan Sistem
- a. Mendaftarkan file milik orang lain tanpa izin untuk mengklaim kepemilikan palsu
- b. Menggunakan record VerixID untuk menipu atau menyesatkan pihak lain
- c. Mempresentasikan record VerixID sebagai bukti yang lebih kuat dari yang sebenarnya
- d. Mencoba membobol, memanipulasi, atau merusak integritas ledger
- e. Menggunakan Sistem untuk tujuan pencucian uang atau aktivitas keuangan ilegal
4.3 Penyalahgunaan Teknis
- a. Pengiriman request otomatis massal (flooding/DDoS) yang mengganggu layanan
- b. Eksploitasi celah keamanan tanpa melalui proses responsible disclosure
- c. Penggunaan skrip otomatis yang melampaui batas rate limit yang ditetapkan
- d. Reverse engineering sistem VerixID untuk tujuan yang merugikan
- e. Menggunakan layanan sebagai proxy atau relay untuk aktivitas lain
4.4 Penilaian Pelanggaran
- a. Penilaian pelanggaran tidak bergantung pada niat Pengguna, melainkan pada dampak atau potensi dampak dari penggunaan tersebut.
- b. VerixID berhak menindak pelanggaran berdasarkan kebijakan yang berlaku pada saat evaluasi dilakukan.
- c. Tindakan penegakan dapat disesuaikan berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi, dan dampak pelanggaran.
5. Penggunaan API
Pengguna API tambahan wajib:
- 5.1 Menjaga kerahasiaan API key dan tidak membagikannya kepada pihak tidak berwenang
- 5.2 Segera melaporkan ke VerixID jika API key diduga bocor atau disalahgunakan
- 5.3 Menghormati batas rate limit yang berlaku
- 5.4 Tidak menggunakan API untuk membangun produk yang bersaing langsung dengan VerixID tanpa izin tertulis
- 5.5 Memastikan end-user dari produk yang dibuat dengan API VerixID juga tunduk pada kebijakan ini
6. Konsekuensi Pelanggaran
VerixID berhak secara sepihak, tanpa pemberitahuan sebelumnya, untuk:
- 7.1 Peringatan dan pembatasan akses sementara.
- 7.2 Penangguhan akun atau API key secara permanen.
- 7.3 Pemblokiran IP secara otomatis oleh sistem.
- 7.4 Pelaporan kepada otoritas hukum yang berwenang jika diperlukan.
- 7.5 VerixID dapat bekerja sama dengan otoritas hukum dalam hal terdapat dugaan pelanggaran hukum.
Pelanggaran tidak menghapus record yang sudah terdaftar di ledger — ledger bersifat immutable. Namun akses ke layanan dapat dihentikan sepenuhnya.
7. Pelaporan Pelanggaran
Jika Anda mengetahui adanya pelanggaran AUP ini — baik oleh pengguna lain maupun celah sistem yang memungkinkan pelanggaran — segera laporkan melalui halaman Contact.
Untuk laporan celah keamanan, gunakan halaman Contact.
8. Pembaruan Kebijakan
Kami dapat memperbarui AUP ini seiring perkembangan sistem dan ancaman baru. Versi terbaru selalu tersedia di halaman ini dengan tanggal berlaku yang jelas.
9. Hubungi Kami
Pertanyaan mengenai kebijakan ini melalui halaman Contact.